hujan
perlahan air turun mengiringi perjalananku dan dia,
menyamarkan air mata di pipiku..
saat itu kesedihan mencambuk perasaanku,
rasanya ingin segera aku berlari melewati keadaan ini..
dia masih setia dengan ke-egoisannya,
entah benda apa yang menyelimuti hatinya hingga keras..
aku hanya dapat menatap bola matanya,
berharap masih ada sedikit cinta yang tersisa..
namun tidak untuk kali ini,
ternyata dia masih tetap berdiri dengan ke-egoisannya..
aku tak kuasa menahan rasa rindu untuk memeluknya,
karena aku tau itu merupakan pelukan terakhir..
hujan seakan mengecupku dengan seribu bibir,
saat itu pula aku ingin sejenak menghentikan waktu..
satu doa yang aku kirim saat itu,
aku ingin terus bersama dengannya..
menatap bola matanya,
dan memeluknya di bawah hujan..
