jawaban :
1.Hampir setiap orang mempunyai sisi yang dominan. Pada umunya orang lebih biasa menggunakan tangan kanan (dominasi belahan otak kiri), tetapi ada sebagian orang kidal (dominan otak kanan). Terdapat “dichotomia” yang membagi fungsi mentala menjadi fungsi belahan otak kanan dan belahan otak kiri.
2.Kedua belahan otak sama pentingnya. Orang yang memanfaatkan kedua belahan otak ini juga cenderung seimbang dalam setiap aspek kehidupan mereka.Penemuan Ornstein ini memiliki makna khusus karena kebanyakan orangtua beranggapan bahwa anaknya pintar jika mereka pandai berhitung, membaca dan menulis. Anak yang pandai dalam urusan seni dianggap tidak intelek, bodoh, dan tidak ilmiah. Aggapan ini keliru.Pendidikan di Indonesia seakan-akan lebih menitikberatkan pada fungsi otak kiri. Para siswa dituntut harus pintar dalam ilmu berhitung, membaca dan menulis.
3.Mengungkapkan bahwa proses berpikir otak kiri bersifat logis, sekuensial, linear, dan rasional. Otak kiri berdasarkan realitas mampu melakukan penafsiran abstrak dan simbolis. Cara berpikir sesuai untuk tugas-tugas teratur, ekspresi verbal, menulis, membaca, asosiasi audiotorial, menempatkan detail dan fakta, fonetik, serta simbolisme. Untuk belahan otak kanan cara berpikirnya bersifat acak, tidak teratur, intuitif, dan holistik. Cara berpikirnya sesuai dengan cara-cara untuk mengetahui yang bersifat nonverbal, seperti perasaan dan emosi, kesadaran yang berkenaan dengan perasaaan (merasakan kehadiran suatu benda atau orang, kesadaran spasial, pengenalan bentuk dan pola, musik, seni, kepekaan warna, kreativitas dan visualisasi.
4.Melakukan terapi dengan cara angkat beban yang dilakukan oleh tangan kiri, kaki kiri, dan mendengarkan musik jazz dan berdoa kepada tuhan YME.
Senin, 22 Februari 2010
jawaban pertemuan kedua
1. Kreativitas bermakna dalam hidup karena dapat menciptakan hal-hal baru yang dapat memberi pengaruh besar kepada dunia, baik disadari maupun tidak.
2. Kreativitas perlu dipupuk sejak dini karena semakin dini mengenal sesuatu, maka semakin matang dan baik kreativitas tersebut.
3. Sangat berpengaruh dalam proses perkembangan anak, maka ke4 strategi tersebut harus saling menunjang satu sama lain.
4. Saya setuju karena memang itu terbukti dan saya telah merasakan sendiri. Saya merasa nyaman dengan jalan pemikiran divergen karena pemikiran tersebut memberi banyak pilihan bila tidak sesuai dengan cara pertama yang mungkin gagal.
5. -Teori Freud : Sublimasi, proyeksi, represi.
-Teori Kris : mencari jalan keluar dalam suatu masalah, mencoba menghadapi segala tantangan dan hambatan.
2. Kreativitas perlu dipupuk sejak dini karena semakin dini mengenal sesuatu, maka semakin matang dan baik kreativitas tersebut.
3. Sangat berpengaruh dalam proses perkembangan anak, maka ke4 strategi tersebut harus saling menunjang satu sama lain.
4. Saya setuju karena memang itu terbukti dan saya telah merasakan sendiri. Saya merasa nyaman dengan jalan pemikiran divergen karena pemikiran tersebut memberi banyak pilihan bila tidak sesuai dengan cara pertama yang mungkin gagal.
5. -Teori Freud : Sublimasi, proyeksi, represi.
-Teori Kris : mencari jalan keluar dalam suatu masalah, mencoba menghadapi segala tantangan dan hambatan.
Langganan:
Postingan (Atom)
