Minggu, 13 Juni 2010

Kabut Jakarta

malam ini begitu banyak pilihan,
ternyata hatilah hakim yang paling bijaksana,
keputusan terberat yang indah,
kini kupastikan akan ku jalani bersamanya..

ramainya malam seperti siang,
semua bagai tidak mau kalah dengan bintang dilangit,
senyuman ramah menghiasi tiap sudut jalan,
Jakarta oh Jakarta..

suara bising dari salah satu arah,
semua mata terbelalak melihatnya,
dialah raja malam kali ini,
dialah lelaki yang merampas kesepianku..

kabut Jakarta terasa lembut membelai pipi,
inilah yang kurasa saat melewati mulusnya aspal disalah satu daerah di Jakarta,
kabut Jakarta yang dingin terasa sangat hangat,
semua karena dia dipelukkanku..