Flooding & Implosive Therapy (Terapi Implosif & Pembanjiran)
• Peristiwa penghapusan (extinction) dimana individu secara berulang2 dipaksa dihadapkan pada suatu stimulus terkondisi (penghasil kecemasan)
individu dipaksa berada dalam situasi yang mencemaskan & merasakan keseluruhan rasa cemas atau takut, tidak diperkenankan menghindar/melarikan diri dari keadaan tersebut
• terapis memunculkan stimulus2 penghasil kecemasan
klien membayangkan situasi --- terapis berusaha mempertahankan kecemasan klien
• jika seseorang secara berulang2 dihadapkan pada suatu situasi penghasil kecemasan, maka kecemasan akan tereduksi/terhapus
suatu metode langsung yang menantang pasien “untuk menatap mimpi buruknya”
Gradual Habituation = in vivo tp GH tidak menggunakan proses relaksasi
• penunjukkan secara bertahap (graduated exposure) kepada individu, benda atau hewan yang ditakuti.
• Untuk mengatasi ketakutan/kecemasan diciptakan respon yang melawan kecemasan secara bertahap, dimana taraf intensitas atau jarak dari stimulus yang menakutkan lambat laun ditambah (konsep mengabaikan)
• Penderita fobia mis. bisa diberikan hirarki stimulus dari yang tidak menyerupai s/d yang sangat menyerupai (mis : kucing ?). nantinya diharapkan terjadi generalisasi
Pelatihan Asertif
• diterapkan pada situasi interpersonal : individu mengalami kesulitan untuk menyatakan / menegaskan diri (menganggap hal tersebut tindakan tidak layak)
• membantu individu yang : mengalami kesulitan untuk mengungkapkan rasa marah, tersinggung, atau afeksi positif, sopan berlebihan & membiarkan orang lain yang dominan, kesulitan mengatakan “tidak”, merasa tidak punya hak untuk memiliki perasaan2 & pikiran2 sendiri.
• Teknik :
Role play, modeling, reinforcement, group session, relaksasi,
Terapi Aversif (hukuman)
• adanya pengasosiasian tingkah laku simtomatik dengan suatu stimulus yang menyakitkan --- tingkah laku yang tidak diinginkan terhambat kemunculannya.
• Berupa hukuman : kejutan listrik, ramuan mual, pengucilan, pemecatan, penangguhan, denda, penjara,
• Untuk tingkah laku maladaptive : alcohol (AA), ketergantungan obat, merokok, obsesi kompulsi, homoseksual & gangguan seksual.
• Klien perlu mengetahui bahwa konsekuensi2 aversif diasosiasikan hanya dengan tingkah laku maladatif yang spesifik.
OPERANT CONDITIONING
• percobaan ?
Skinner’s box : tikus diletakkan dlm box, mencari jln keluar tanpa sengaja menginjak pedal, terbuka lalu keluar makanan. Proses pemb: kl sy mau sesuatu, sy hrs melakukan sesuatu (reinforcement).
Merah (berhenti), kuning (siap2), hijau (jalan) proses pemb. asosiasi
• konsep-konsep : extinction, generalization, discrimination,
Bentuk :
Pembentukan Respon (Shaping)
Paling efektif buat anak2 & kapasitas terbatas (MR)
• Pengembangan respon yang tadinya tidak ada dalam perbendaharaan tingkah laku seseorang à membentuk tingkah laku
• Tingkah laku secara bertahap diubah dengan memperkuat unsur2 kecil dari tingkah laku baru yang diinginkan, secara berturut2 sampai mendekati tingkah laku akhir.
• Reinforcement sering digunakan dalam proses ini
Perkuatan Positif (Positive Reinforcement)
• pembentukan suatu pola tingkah laku dengan memberikan ganjaran /perkuatan segera setelah tingkah laku yang diharapkan muncul ---- individu belajar, tingkah laku spesifik apa yang diberi reward
• efektif dilakukan pada tahap2 permulaan pembentukan perilaku
• reinforcement :
primer (kebutuhan fisiologis) & sekunder (kebutuhan psikologis & sosial
Perkuatan Intermitten (Intermitten Reinforcement)
• reinforcement diberikan secara bervariasi kepada tingkah laku yang spesifik --- jadual2 reinforcement harus diperhatikan
• tingkah laku lebih tahan terhadap extinction dibandingkan dengan teknik perkuatan positif
• untuk membentuk & memelihara tingkah laku yang telah terbentuk
Penghapusan (Extinction)
• jika respon terus menerus dibuat tapi tanpa reinforcement, respon akan cenderung menghilang ---- pola yang sudah dipelajari menghilang/melemah
• teknik :
• memberikan punishment, menarik reinforcement, mengabaikan, pemberian positive reinforcement
• diberikan serentak
pada tahap awal, tingkah laku laku yang tidak diinginkan mungkin akan menjadi lebih buruk, sebelum akhirnya berkurang/ terhapus
Token Ekonomi
• tingkah laku yang diinginkan diperkuat dengan reinforcement dalam bentuk “tanda” (mis : kepingan), yang nantinya dapat ditukar dengan objek2 atau hak istimewa yang diinginkan.
• Merupakan reinforcement yang sifatnya ekstrinsik -- menjadikan orang2 berperilaku utk meraih sesuatu nantinya.
Tingkah laku yang muncul nantinya diharapkan dengan sendirinya akan menjadi kebiasaan & dapat dipelihara.
MODELLING
• percobaan ?
• individu mengamati model & diperkuat untuk mencontoh tingkah laku model.
• Bandura :
Hasil belajar dapat diperoleh melalui pengalaman langsung maupun tidak langsung (dengan mengamati tingkah laku orang lain berikut konsekuensi2nya – positif / negatif)
• Untuk kecakapan sosial, mengubah reaksi emosional, pengendalian diri, dsb
Status & prestise model akan sangat berpengaruh
