Rabu, 27 Juni 2012

PSIKOLOGI & TERAPI ‘EKSISTENSIAL’

Eksistensial adalah suatu aliran filsafat yang kebanyakan tokohnya enggan untuk menggunakan nama itu. para toko Eksistensialisme lebih senang menyebut nama-nama lain, dan Eksistensialisme hanya sebagai suatu pendekatan filosofis terhadap realitas, khususnya realitas manusia. Sikap mereka anti system. Kata Kierkegaard; untuk memahami manusia, kita harus mengamatinya dalam kenyataan sehari-hari, mengamati manusia sebagaimana dia tampak dan menampakkan diri sebagai fenomena, dan bukan dengan mereduksinya kedalam abstraksi-abstraksi. Pandangan ini menjadi pandangan para Eksistensialis dan mendapatkan nama serta pendasaran filosofi pendekatan tersebut sebagai “fenomenologi” oleh Edmund Husserl. Ciri lain dari Eksistensialisme adalah; para Eksistensial memandang subjek dan objek atau manusia dan dunia sebagai suatu kesatuan yang menjalin relasi dialekstik, suatu pandangan yang jelas bertentangan dengan dualisme Descartes yang memisahkan dan mempertentangkan subjek dan objek, jiwa dan badan, atau manusia dan dunia. Sekalipun para Eksistensial itu banyak dan beraneka dalam pandangannya, tetapi secara umum mereka memiliki focus pandangan yang dikatakan sebagai pandangan Eksistensialisme yaitu sama-sama memusatkan perhatian pada kondisi-kondisi dasar manusia dan memandang manusia sebagai pribadi (person). http://humanisme-kebenaran.blogspot.com/2010/03/4-filsafat-psikologi-terapi-psikologi.html